Proses drawing dipimpin oleh Direktur Keanggotaan PSSI, Dessy Arfianto dan dihadiri Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria. Acara ini juga live streaming di website www.pssi.org

"Kompetisi Liga 3 merupakan yang tertinggi di level amatir. Karena nantinya akan ada enam klub yang lolos ke Liga 2 2019. PSSI sangat mengapresiasi para Asprov yang telah menggulirkan Liga 3 di level provinsi," kata Ratu Tisha Destria.

Sebanyak 68 tim akan mengikuti putaran regional, mereka berasal dari hampir seluruh perwakilan Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI di seluruh Indonesia. Pada putaran ini sistem yang digunakan yakni kandang dan tandang. Para pemenang nantinya akan lolos ke putaran nasional babak pendahuluan dua sebelum berlanjut ke putaran nasional.

"Hasil undian ada beberapa laga derby satu tim se provinsi akan tersaji di putaran regional. Setelah lolos dari putaran provinsi setiap tim minimal bermain 12 kali, sekarang tim yang lolos ke putaran regional bertanding dengan format kandang-tandang dua leg. Pemenang di putaran regional ini akan lolos ke babak pendahuluan untuk menuju putaran nasional. Setelah itu masuk 32 besar, kemudian dipecah ke dalam delapan grup dan juara grup lolos ke delapan besar. Dari delapan besar juara grup langsung bertemu di final," jelas Tisha.

Dua pertandingan yang akan memulai fase regional terjadi di regional Jawa yakni Persikab Kabupaten Bandung versus Bintang Timur dan Persikota Tangerang lawan Maung Anom Bandung. Mereka akan melakoni laga pertama pada tanggal 24 September, dan sepekan kemudian leg kedua.

Setiap tim dari masing-masing Asprov yang ikut putaran regional mempunyai jatah yang berbeda-beda karena tergantung dari jumlah peserta Liga 3 tingkat provinsi masing-masing. Dalam hal ini, Asprov Jawa Timur menyumbang peserta paling banyak di putaran ini dengan 11 klub.

Kompetisi amatir tertinggi di Indonesia ini dipastikan akan menarik karena bakal menyuguhkan banyak kejutan yang terjadi mengingat seluruh tim yang hadir merupakan tim terbaik dari kompetisi daerah masing-masing.

Regulasi pemain juga diatur dengan memasang pemain usia di bawah 23 tahun, plus maksimal ada tiga pemain senior, sehingga membuat persaingan lebih merata. Liga 3 sebelumnya tim Blitar United keluar sebagai juara. Pada putaran regional, bila skor sama alias produktivitas gol sama akan langsung diadakan adu penalti.