Dalam sambutannya Majid menyebut Asian Para Games 2018 telah menyuguhkan begitu banyak 'pengalaman pertama yang tercipta.

"Pertama kalinya 43 negara anggota berkompetisi, pertama kalinya Bhutan berkompetisi, pertama kalinya Laos dan Timor Leste memenangkan medali, medali emas pertama untuk Filipina dan Kuwait, pertama kalinya seorang Kepala Negara mengambil peran aktif dalam upacara pembukaan, terima kasih Presiden Joko Widodo, dan tentu saja pertama kalinya Tim Korea Bersatu telah berbaris dan berkompetisi bersama di acara para-olah raga - dan mereka memenangkan medali," kata Majid.

"Jadi sekarang saatnya bagi saya untuk mengumumkan Asian Games Games 2018 yang luar biasa di Indonesia ini ditutup. Saya memanggil Para-atlet dari seluruh Asia untuk bertemu lagi di Hangzhou, Tiongkok, dalam waktu empat tahun, di mana sekali lagi, Anda akan menginspirasi dan membangkitkan dunia dengan keunggulan olahraga Anda," ujar Majid.

Selain itu Majid menyanyikan beberapa bait lirik lagu kebangsaan Indonesia Raya di hadapan penonton yang hadir. "Indonesia Raya merdeka-merdeka, tanahku negeriku yang ku cinta. Indonesia Raya merdeka-merdeka hiduplah Indonesia Raya," nyanyi Majid cukup lantang di atas podium.

Sontak penonton pun dibuat kagum meski ada beberapa kata-kata dalam lirik Indonesia Raya yang dinyanyikan Majid terdengar salah karena pelafalan yang tidak fasih. 

Tak hanya itu, Majid juga memberikan pantun spesial berbahasa Indonesia yang ditujukan buat relawan-relawan yang telah membantu menyukseskan penyelenggaraan Asian Para Games 2018.

"Jalan-jalan ke senayan, nonton atlet paling eksis. Jangan lupa kasih senyuman, untuk para volunteer paling manis!" ucap Majid yang sambut tepuk tangan meriah dari penonton.