Demi mendapat atlet maupun petarung yang layak untuk bertanding dikancah nasional maupun internasional, tiga orang pemuda yaitu Marlaut Farhan Hutapea, Mustadi Anetta dan Aryo Bayu Nugroho sepakat membangun lokasi latihan yang memadai dan didukung dengan jajaran pelatih berlisensi.


Adalah H-Brother yang bertempat di H Muay Thai Boxing Ruko City Walk Jl. Raffless Hills Boulevard Blok I1 No.18, Sukatani, Tapos, Kota Depok, Jawa Barat 16454 https://g.co/kgs/QQPsP8. Camp ini diharapkan menjadi solusi untuk berlatih calon atlet dan diharapkan mampu melahirkan atlet MMA profesional.

"Kami memang mempunyai target ingin membantu atlet Indonesia untuk go internasional. Makanya saya terbang ke Thailand khusus untuk belajar sistem kepelatihan di sana. Memang tidak bisa diaplikasikan sepenuhnya. Tapi, minimal kita sudah punya dasar pelatihannya," kata salah satu pemilik camp, Marlaut Farhan Hutapea.

Selama di Thailand, Farhan mengaku belajar menjadi pengajar Muay Thai di Master Toddy dan mendapatkan gelar akhir Kru termuda. Bukan di Indonesia, tapi juga sebagai salah satu KRU Termuda di World Muaythai Association yang berbasis di Thailand.

"Kita memang tidak mengadopsi semua program dari Thailand. Kenapa? Karena kita akan memaksimalkan apa yang Indonesia punya. Istilahnya dengan cara kita. Dengan program yang tepat saya optimis kita bisa bersaing dikancah internasional.

 

Hal sama dikatakan salah satu pelatih, Mustadi Anetta. Pria yang sudah berkecimpung di dunia MMA sejak 1995 menilai potensi atlet Indonesia cukup besar. Hanya saja masih membutuhkan sentuhan terutama dalam bermain bawah (grappling).

"Selama ini kita selalu tanding berdiri. Makanya untuk bisa bersaing harus meningkatkan teknik grappling seperti gulat dan jiujitsu. Makanya di sini (H-Brother) kami memerapkan pelatihan komplit," katanya.

Selain fokus pada pengembangan MMA, H-Brother juga melalukan terobosan dengan memadukan MMA dengan Fitness Center. Tidak hanya itu, camp yang lokasinya cukup ideal di Timur Jakarta ini juga melakukam pengembangan kebugaran lain seperti yoga, Cross Fitt dan lain-lain.


Berikut profil singkat pendiri H-Brother Camp : 

1. Marlaut Farhan Hutapea
Lahir 21 April 1996

MUAYTHAI COACH AND FIGHTER
Achievement
#2016 : Zealot rtv draw
#2016 : Muaythai mens best performance KO Winner
#2017 : Kick boxing boss KO winner
#2018 : boxing GFL winner

Courses 
2017 : Train with Saenchai at Yakou Training Centre Bangkok
2018 : Lulus sebagai KRU dengan nilai cumlaude di Master Toddy school of Muaythai Bangkok di bawah muaythai international association

Marlaut Farhan memulai karirnya pertama kali di dunia bela diri dengan belajar Tae Kwon Do hingga sabuk hitam lalu mulai mendalami dunia Muay Thai. Setelah memiliki kesempatan untuk berlatih dengan Saenchai di Yokkao Training Center, kecintaannya di dunia Muay Thai bertambah dan dia pun mulai mengikuti beberapa pertandingan amatir di Indonesia. Setelah itu, dia mulai mempelajari kickboxing dan mendalami dunia boxing sendiri dan mengikuti beberapa kompetisi amatir juga di masing-masing bidang. Kemudian, ia kembali ke Thailand untuk belajar menjadi pengajar Muay Thai di Master Toddy dan mendapatkan gelar akhir Kru termuda. Bukan di Indonesia, tapi juga sebagai salah satu KRU Termuda di World Muaythai Association yang berbasis di Thailand.

2. Mustadi Anetta 
Mustadi Anetta telah berkecimpung di dunia bela diri sejak tahun 1995. Dia menguasai berbagai macam bela diri seperti Kungfu, Wushu, Tinju, Kickboxing, Muay Thai, Brazilian Jiu Jitsu dan tentunya MMA. Mustadi pernah mengikuti MMA Duel RCTI pada tahun 2003 dan mendapatkan sabuk emas beserta puluhan prestasi lainnya. Dia juga menjadi semifinalis World Championship Series of One Silat MMA Championship mengalahkan petarung dari Malaysia dan Srilanka. Hingga sekarang, Mustadi masih aktif menjadi juri dan wasit yang bersertifikasi di One Pride MMA TV One.

3. Aryo Bayu Nugroho 
Lahir 7 september 1980
Bayu adalah Instructur Fitness yang sangat berpengalaman dan memiliki sertifikasi di bidang tersebut.