Hasil ini sekaligus membuka keran poin lagi bagi Sean yang sebelumnya selalu gagal sejak balapan di Barcelona. Untuk mendapat poin, Sean yang start dari posisi kesepuluh harus berjuang keras.

Sean bisa start dari P10, naik satu peringkat setelah pebalap ART Nyck De Vries (P4) kena penalti pelanggaran bahan bakar.  Sean membalap dengan baik dan mampu menjaga kondisi ban sampai akhir balapan.

Sean bahkan lebih beruntung dibanding rekan setimnya,Mick Schumacher.  Mick yang sempat merangsek ke posisi ketiga mesti berhenti balapan karena kerusakan komponen mesin.

"Ban mobil saya sudah sangat aus. Mungkin bila balapan selesai lima lap lebih cepat saya senang karena hingga saat itu kecepatan mobil masih bagus," ujar Sean.

Sesaat setelah semua pebalap menjalani kewajiban pit stop masing-masing, Sean sempat berada di posisi bagus, P6. Namun sejak itu degradasi tinggi dia alami ketika memakai ban medium. Dia kalah cepat 1 sampai 2 detik per lap dari Jordan King, Giuliano Alesi, dan Jack Aitken.

Bahkan untuk bertahan di P8 pada lap terakhir pun tak kuasa dia lakukan, sehingga Aitken dengan mudah melewatinya. Finis di P8 itu berarti start dari pole position Race 2 atau Sprint Race hari Minggu ini.

"Mungkin hasilnya bisa lebih baik (karena potensi mobil), mungkin juga lebih buruk (karena degradasi tinggi)," kata Sean.

Race 2 bisa kembali disaksikan langsung via livestreaming di www.sean-gelael.com mulai pukul 15.30 WIB.